Kamis, 26 April 2018

Apa itu Sindrom Crouzon, Penyebab dan Gejalanya

April 26, 2018

Propolis Brazil Asli - Mungkin nama sindrom crouzon masih terdengar asing di telinga Anda, untuk itu yuk kita kenali bersama apa itu sindrom crouzon, penyebab dan gejalanya dengan secara lengkap yang akan admin bahas pada hari ini, dan berikut informasinya ?

Apa itu Sindrom Crouzon, Penyebab dan Gejalanya
 
Sindorm Crouzon merupakan kondisi genetik langka yang mempengaruhi bentuk kepala dan wajah. Orang dengan sindrom crouzon memiliki harapan hidup normal, dan kebanyakan terjadi pada anak-anak yang baru lahir dan anak-anak usia dini dengan kondisi yang tidak terpengaruh secara intelektual. Namun, bisa mengubah bentuk wajah dan menyebabkan masalah penglihatan dan pendengaran.

Hingga saat ini belum jelas apakah yang mengakibatkan seseorang mengidap sindrom crouzon. Adapun faktor-faktor yang bisa menaikkan resiko sindrom crouzon terhadap anak dikarenakan oleh pergantian yang dikatakan mutasi terhadap salah satu dari empat gen FGFR. kebiasaannya itu memberi efek gen FGFR2, serta lebih jarang gen FGFR3.

Gen membawa petunjuk buat bikin protein yang mengarahkan guna badan. Mutasi bisa memberi efek guna yang dimiliki protein tertentu. Kode FGFR2 untuk protein yang disebut reseptor faktor pertumbuhan fibroblas 2. Seiring perkembangan bayi di rahim, protein ini menandakan sel-sel tulang terbentuk. Mutasi pada gen ini meningkatkan sinyal, meningkatkan perkembangan tulang dan menyebabkan tengkorak bayi terlalu cepat menyatu.

Seseorang dengan sindrom crouzon memiliki peluang 50 persen untuk meneruskan kondisi itu kepada anak mereka. Sindrom crouzon tidak selalu diwariskan. Beberapa bayi dilahirkan dengan kondisi dan merupakan yang pertama di keluarga mereka untuk memiliki sindrom. Ketika ini terjadi, itu disebut mutasi de novo.

Gejala Sindom Crouzon


Tanda-tanda dari sindrom crouzon dibawah ini patut untuk Anda waspadai, meliputi :
  • Bentuk wajah abnormal
  • Wajah tengah dangkal, yang dapat menyebabkan kesulitan bernapas
  • Dahi tinggi
  • Lebar, mata menonjol
  • Rongga mata yang dangkal, yang dapat menyebabkan masalah penglihatan
  • Mata yang menunjuk ke arah yang berbeda (strabismus)
  • Hidung seperti paruh kecil
  • Keterbelakangan dari rahang atas yang dapat menyebabkan kesulitan makan
  • Masalah gigi
  • Telinga rendah
  • Gangguan pendengaran dengan kemungkinan saluran telinga yang sempit
  • Tanda yang kurang umum adalah pembukaan di atap mulut (celah langit-langit) atau bibir (bibir sumbing).
Gejala sindrom crouzon yang telah admin sebutkan diatas biasanya muncul di tahun pertama kehidupan seorang anak. Kadang-kadang gejala tersebut akan berlanjut sampai anak berusia 2 atau 3 tahun.

Demikianlah ulasan mengenai sindrom crouzon,penyebab dan gejalanya yang bisa admin share, semoga bermanfaat :) dan tak lupa baca juga informasi lainnya tentang fakta minyak ikan penangkal stress.

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.